Ramayana Buka sampai jam 23, Gak Sekalian Saja Buka Sampai Subuh

  Ramayana Buka sampai jam 23, Gak Sekalian Saja Buka Sampai Subuh 




Sidoarjo, 14/03/2026

Ramayana di Jalan Pahlawan Sidoarjo membuka layanan sampai pukul 11 malam. Khusus selama bulan Ramadhan buka sampai jam 23. Bahkan hari Sabtu, nekad buka sampai pukul 12 malam.


Baca Lebih Lengkap Di Headline News Indonesia 

Lihat Link Lengkapnya di Bawah Ini

http://headlineindonesia.newmediatelecom.my.id/2026/03/ramayana-buka-sampai-jam-23-gak.html?m=1


Ramayana juga memutuskan untuk tetap melayani pelanggan selama hari hari libur Lebaran Iedul Fitri.

Layanan bagus untuk para pelanggan Ramayana. Tapi kenapa juga ? Gak bukak sekalian sampai Subuh saja ? Nanggung kalau hanya sampai jam 11 malam atau jam 12 malam. Tiga jam kemudian ada saat sahur, bisa jadi saat sahur menjadi ramai, bahkan setelah sahur setelah usai Subuh.

Lokasi Sidoarjo yang sudah berkembang menjadi semi metropolis membuat kebutuhan layanan publik bergeser mendekati 24 jam. Akan tetapi belum banyak yang memberikan layanan full 24 jam kepada publik. Sarana transportasi publik saja masih belum mendukung.

Dibandingkan dengan Jabodetabek kondisi semi metropolis Sidoarjo masih jauh dari layanan penuh kepada publik. Trans Jatim yang dipatok melayani publik dari jam 6 pagi sampai jam 21 malam saja disunat operasional nya. Gara-gara protes para drivernya di Sidoarjo sudah tidak akan ditemukan trans Jatim di atas pukul 19 malam. Layanan Ramayana yang buka sampai tengah malam atau bahkan kalau mau dibuka sampai Subuh masih terkendala oleh mind set kota kecil. Tidak memberikan layanan setelag pukul 19. Itu belum seberapa, cobalah layanan trans Jatim yang dibanggakan oleh Pemda Provinsi Jatim itu ternyata sudah loyo di jam 17 an di Kawasan Bunder Gresik. Usut punya usut loyo nya layanan Trans ini konon disebabkan oleh protes para driver nya sendiri yang keberatan menjalankan trans Jatim di atas jam 17 di terminal Bunder Gresik, atau di atas jam 19 di jalur Sidoarjo.

Tulisan nya jam 21 tapi hanya melayani sampai jam 19, benar benar layanan yang membagongkan. Bukankah bisa dibuat model shift ? Sekelas Dinas Provinsi saja kalah dengan layanan Ramayana yang bisa melayani publik sampai tengah malam. Tapi mungkin dukungan dana operasional tidak memungkinkan untuk membuat model pola kerja shift. Tapi apa tidak bisa dibuat model nya, karena publik di kota Semi Metropolis membutuhkan layanan 24 jam penuh, bukan sekedar layanan setengah hati (TNTW)




Redaksi

Redaksi Headline News Indonesia

Previous Post Next Post